"Ever since I arrived at Barcelona, from day one there’s been speculation that I’m going to leave this club.

I think people don’t really like seeing me here. Especially the press...

there’s one guy who just tells lies," kata Raphinha kepada ESPN.

Pemain asal Brasil itu menegaskan ketidaknyamanannya terhadap pemberitaan yang beredar mengenai spekulasi masa depannya di Camp Nou.

Ia menyebut informasi tentang ketidakpastian dirinya bertahan di klub sebagai sebuah kebohongan.

"The (journalist) who wrote that article (about a possible departure) has also written other things about me that were lies, saying that I met with the club, that I spoke to people internally and said I was undecided, that I didn’t know if I would continue or not (at Barcelona).

That guy only tells lies, every time he posts some news he has to leave out some irrelevant things that come out of his mouth," ujar Raphinha menambahkan.

Sebelumnya, klub asal Riyadh tersebut juga sempat memberikan penawaran besar kepada sang pemain pada tahun 2024 dan musim panas lalu.

Raphinha mengakui bahwa ketertarikan dari Arab Saudi tersebut sempat memengaruhi pertimbangannya secara mendalam.

"Tawaran yang kami terima dari Arab Saudi sangat memengaruhi saya, karena tawaran itu akan menyelesaikan masalah dalam kehidupan pribadi saya, kehidupan orang tamu saya, anak saya, dan banyak orang lainnya," kata Raphinha seperti dikutip dari Oktober 2025.

Meskipun tawaran tersebut sangat besar, Raphinha memilih bertahan di Catalunya setelah diyakinkan oleh pelatih Hansi Flick sebelum menjabat.

Di bawah asuhan Flick pada musim 2024/25, ia tampil gemilang dengan mencetak 34 gol dan memberikan 23 assist, meskipun pada musim 2025/26 menit bermainnya tereduksi menjadi 33 pertandingan dengan mencetak 21 gol dan 7 assist akibat dibekap cedera.