Dirinya juga merasa heran karena sang pengadil tetap pada keputusan awalnya meski telah melihat tayangan video bantuan.

"For me it is very, very clear and I am extremely surprised he did not point to the spot after a correct VAR review," ucap Darren Cann.

Mantan penyerang timnas Inggris, Alan Shearer, turut menyuarakan keheranannya atas kegagalan Prancis mendapatkan penalti dalam momen tersebut.

"I don't get it. You can see the lunge from Mane and his left leg catches Mbappe," cetus Alan Shearer.

Shearer mempertanyakan logika wasit yang menganggap Mbappe yang memulai benturan padahal posisinya berada di depan bek lawan.

"How can Mbappe initiate contact if he is in front of him? It's bizarre it really is," ungkap Alan Shearer.

>>> Prancis Kalahkan Senegal 2-0 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Di sisi lain, komposisi lini tengah Prancis yang mengandalkan Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot mendapat kritik tajam karena dinilai kurang kreatif dalam mengalirkan bola.

Pengamat sepak bola Brendan Murphy memberikan sindiran terhadap taktik yang diterapkan oleh pelatih Didier Deschamps.

"'Tchouameni and Rabiot are a strange pairing, neither of them an aggressive passer or carrier, both lacking imagination and dexterity'" cetus Brendan Murphy.

Kritik mengenai kedalaman skuad dan variasi strategi menyerang juga dilontarkan oleh pengamat lain, Paul Whitfield, yang melihat Prancis terlalu menumpuk opsi pemain bintang.

"Is it possible the French team has too many options and thus no plan?" tanya Paul Whitfield.

Pertemuan ini sekaligus membangkitkan memori sejarah Piala Dunia 2002 saat Senegal berhasil mengejutkan Prancis pada laga pembuka.