Platform media sosial seperti TikTok, X, dan Instagram tengah diramaikan oleh meme bertajuk "date cancelled".

Fenomena ini menjadi satir kehidupan sosial generasi muda, khususnya soal hubungan percintaan dan kelelahan mental.

>>> Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

Secara harfiah, frasa tersebut berarti "kencan dibatalkan".

Namun, dalam konteks internet, maknanya bergeser menjadi humor untuk mengekspresikan rasa kecewa, kemalasan, atau perubahan suasana hati yang mendadak.

Meme ini biasanya muncul dalam format foto, video pendek, atau tangkapan layar obrolan.

Konten diawali dengan situasi penuh harapan, lalu diakhiri tulisan "date cancelled" setelah terjadi peristiwa yang merusak suasana hati.

Contoh dan Asal-usul Tren

Beberapa contoh situasi yang sering digunakan antara lain sudah berdandan rapi tetapi hujan deras, dompet tertinggal, keinginan rebahan, atau temuan fakta mengejutkan tentang pasangan.

>>> Austria vs Yordania: Laga Perdana Grup J Piala Dunia 2026

Alasan pembatalan kerap dikaitkan dengan baterai sosial yang habis.

Tren ini tidak berasal dari satu unggahan spesifik.

Frasa "date cancelled" sudah lama ada dalam budaya internet berbahasa Inggris sejak era forum online dan meme reaksi awal 2010-an.

Popularitasnya melonjak kembali seiring perkembangan video pendek di TikTok sekitar tahun 2023 hingga 2025. Banyak kreator menggunakan latar suara dramatis atau lagu sedih untuk memperkuat efek komedi.

Tren global ini kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia dengan sentuhan humor lokal.

>>> Mahasiswa Stanford Protes Sundar Pichai Terkait Kerja Sama Google dengan Israel

Contohnya pembatalan kencan karena diajak patungan tagihan, hujan disertai ojek online yang membatalkan pesanan, hingga kenyamanan tidur di kamar.