Kritik tajam diarahkan kepada skuad karena dinilai ikut bertanggung jawab atas penurunan performa klub dalam beberapa bulan setelah memenangi kejuaraan internasional.

"Delapan bulan kemudian, mereka malah berkata bahwa manajer itu seharusnya sudah dipecat. Ayolah, kalian juga bagian dari masalahnya," tegas Deeney.

Di sisi lain, Deeney mempertanyakan komposisi lini belakang Real Madrid yang dinilai kurang siap bersaing di level tertinggi dengan kehadiran beberapa pemain baru.

"Bagi saya ada dua sisi dalam hal ini.

Jika Anda adalah Real Madrid, saya tidak terlalu menyukai kemungkinan lini belakang yang terdiri dari Denzel Dumfries dari Inter Milan, Ibrahima Konaté, Antonio Rüdiger, dan sekarang Cucurella.

Bagi saya, itu bukan lini belakang yang siap bersaing di panggung terbesar," ujarnya.

Langkah Chelsea melepas Cucurella dianggap tepat karena telah memiliki Jorrel Hato, meski klub kini dinilai kehilangan sosok pemimpin di dalam lapangan.

"Sedangkan bagi Chelsea, mereka sudah memiliki Jorrel Hato, seorang pemain muda yang terlihat sangat menjanjikan. Namun, jika Cucurella pergi, Anda kehilangan seorang pemimpin.

>>> Panitia Matangkan Kesiapan Munas dan Konbes NU 2026 di Kediri

Sudah lama kita bilang Chelsea kekurangan sosok pemimpin," pungkas Deeney.