Tim nasional sepak bola Iran mendapat perintah mendadak untuk segera meninggalkan Amerika Serikat setelah menyelesaikan pertandingan pembuka Grup F Piala Dunia melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, Inglewood, California, Senin (16/6/2026) malam waktu setempat.

Skuad Iran dipaksa langsung terbang kembali ke markas latihan mereka di Tijuana, Meksiko, yang berjarak sekitar 225 kilometer.

>>> Real Madrid Batalkan Rencana Pulangkan Nico Paz, Prioritas Gelandang Berpengalaman

Kebijakan ini membatalkan rencana awal tim untuk menginap dan menjalani pemulihan fisik standar di California.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan mendalam dari pihak manajemen. Pelatih Iran merasa keputusan sepihak ini sangat mengganggu persiapan anak asuhnya yang membutuhkan waktu istirahat memadai.

"Mereka bahkan tidak memberi kami waktu untuk pulih. Kami diperintahkan segera pergi.

Bagi kami, pemulihan itu sangat krusial, dan kami benar-benar terganggu dengan keputusan ini," ujar Amir Ghalenoei, Pelatih Iran.

Kritik tajam terus dilontarkan oleh juru taktik tersebut mengenai perlakuan yang diterima timnya selama turnamen. Ia merasa bahwa skuadnya mendapatkan tekanan yang paling berat di antara kontestan lain.

"Saya merasa tim kami adalah yang paling tertindas di Piala Dunia ini," tambah Amir Ghalenoei.

>>> Argentina Waspadai Kecepatan Aljazair Menjelang Laga Perdana Grup J

Masalah birokrasi juga menjadi hambatan besar bagi internal tim.

Jajaran pelatih dan Presiden Federasi Sepak Bola Iran dilaporkan gagal mendampingi tim akibat tidak mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.

"Semuanya terasa seperti bencana bagi kami," ungkap Mehdi Taremi, Kapten Iran.

Di tengah ketegangan logistik dan politik tersebut, laga di lapangan hijau berakhir dengan skor imbang 2-2.

Selandia Baru sempat unggul dua kali lewat gol Elijah Just, sebelum Iran menyamakan kedudukan melalui aksi Ramin Rezaeian dan Mohammad Mohebi.

Atmosfer emosional menyelimuti laga karena adanya dukungan vokal dari komunitas diaspora Iran di Los Angeles, meski sempat diwarnai aksi protes kelompok anti-pemerintah di luar stadion.

>>> Prancis Hadapi Senegal di Piala Dunia 2026 Tanpa Mbappe di Konferensi Pers

Berdasarkan situasi terkini, Iran dijadwalkan menghadapi Belgia pada hari Minggu berikutnya di Inglewood.