Nama Tanjung Verde mendadak populer setelah tim sepak bolanya sukses menahan Spanyol di fase Grup H. Namun, negara kepulauan di lepas pantai Afrika ini juga menyimpan pesona wisata yang luar biasa.

Berikut tujuh fakta menarik tentang Tanjung Verde yang wajib diketahui.

>>> Wamentan Bantah Hindari Dialog dengan Mahasiswa UGM

Negara Kepulauan dengan 10 Pulau

Tanjung Verde terdiri dari 10 pulau utama dan beberapa pulau kecil yang terbentuk dari aktivitas vulkanik.

Total luas wilayahnya sekitar 4.033 km², lebih kecil dari Bali yang mencapai 5.780 km².

Luasnya setara dengan Kabupaten Sukabumi (4.146 km²).

Bekas Koloni Portugis

Sebelum merdeka pada 1975, Tanjung Verde merupakan koloni Portugal selama ratusan tahun. Bahasa Portugis menjadi bahasa resmi, meskipun bahasa Kreol Cabo Verde tetap digunakan luas.

Rumah Gunung Berapi Aktif

Salah satu ikon wisata adalah Pico do Fogo di Pulau Fogo, gunung berapi aktif sekaligus titik tertinggi di negara ini dengan ketinggian 2.829 meter di atas permukaan laut.

>>> DJI Osmo Pocket 4P Resmi Meluncur, Bawa Sensor Lebih Besar dan AI Canggih

Desa Unik di Tengah Kaldera

Di dalam kaldera Gunung Pico do Fogo terdapat desa kecil bernama Cha das Caldeiras. Sekitar 700 penduduk tinggal di sana, sebagian besar bekerja sebagai petani anggur.

Danau Garam Pedra de Lume

Di Pulau Sal, tambang garam Pedra de Lume berada di dalam kawah vulkanik. Air laut menguap menjadi garam, menjadikannya daya tarik wisata utama.

Konservasi Penyu Penting

Tanjung Verde, khususnya Pulau Boavista dan Sal, merupakan lokasi bersarang terpenting ketiga di dunia bagi penyu tempayan (Loggerhead turtles).

Sekitar 90% penyu tersebut bertelur di Pulau Boa Vista.

>>> BNPB: 109 Jiwa Terdampak Gempa M6,7 di Sulteng, 32 Luka

Kota Tua Warisan Dunia UNESCO

Kota Cidade Velha di Pulau Santiago ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO pada 2009. Peninggalan terkenalnya adalah Fortaleza Real de Sao Filipe (Benteng Kerajaan Sao Filipe).