Timnas Tanjung Verde mencuri perhatian pada laga debut mereka di Piala Dunia 2026.

Bertemu raksasa Eropa, Spanyol, di Atlanta Stadium, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB, mereka berhasil menahan imbang tanpa gol.

>>> Wasit Berjersey Pink Pimpin Laga Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026

Hasil ini membuat Tanjung Verde meraih poin perdana di pentas Piala Dunia. Kunci sukses mereka adalah penampilan heroik kiper veteran, Vozinha.

Kiper berusia 40 tahun itu melakukan tujuh penyelamatan penting sepanjang pertandingan. Ia dinobatkan sebagai Player of The Match setelah menggagalkan berbagai peluang emas pemain ofensif Spanyol.

Situs statistik Fotmob memberikan nilai sembilan untuk performa Vozinha.

Sementara Opta mencatatnya sebagai kiper tertua yang membukukan clean sheet pada laga debut Piala Dunia sepanjang sejarah turnamen.

Vozinha, yang bernama asli Josimar Jose Evora Dias, lahir di Mindelo pada 3 Juni 1986. Ia sempat berpikir untuk pensiun dari tim nasional sebelum ajang ini dimulai.

"Saya mulai bermain sepak bola profesional saat berusia 25 tahun, pada 2012. Itu terlalu telat bagi seseorang seperti saya," kata Vozinha dikutip dari BBC.

Namun, ia mengurungkan niat tersebut demi mewujudkan mimpi tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia.

"Saya berpikir untuk meninggalkan tim nasional, tapi kemudian saya melanjutkan karena mimpi ini," ujarnya.

>>> Toni Ho Soroti Kejutan Taktik Bertahan di Piala Dunia 2026

Dengan penampilan di Atlanta, Vozinha menjadi pemain tertua yang tampil dalam laga debut suatu negara di Piala Dunia pada usia 40 tahun 12 hari.

Ia melampaui rekor Eloy Room dari Curacao.

"Penampilan ini adalah penampilan untuk semua orang.

Saya pemain terbaik di pertandingan ini, tetapi penghargaan ini untuk semua rekan setim saya, karena tanpa mereka, tidak ada yang mungkin.

Saya akan terus bekerja untuk tim dan untuk rakyat Tanjung Verde," tandas Vozinha.

FIFA melalui laman resminya memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan organisasi permainan yang ditunjukkan tim debutan tersebut.

"Tanjung Verde menulis halaman dalam sejarah Piala Dunia, sebagai pendatang baru yang memberikan penampilan dramatis di panggung global," tulis FIFA.

>>> Argentina Turunkan Skuad Terpenuh Lawan Aljazair, Messi Fit

Hasil imbang tanpa gol ini membuat persaingan di Grup H Piala Dunia 2026 semakin ketat sejak pertandingan pembuka.