Puasa Asyura memiliki keutamaan menghapus dosa-dosa kecil setahun yang lalu, berdasarkan hadis riwayat Muslim.

Puasa Ayyamul Bidh jatuh pada Minggu-Selasa, 28-30 Juni 2026 (13-15 Muharram 1448 H). Pahala puasa tiga hari ini setara berpuasa sepanjang tahun.

Jadwal puasa Senin-Kamis di bulan Muharram: Kamis 18 Juni, Senin 22 Juni, Kamis 25 Juni, Senin 29 Juni, Kamis 2 Juli, Senin 6 Juli, Kamis 9 Juli, dan Senin 13 Juli 2026.

Pada Kamis, 25 Juni 2026 (Asyura sekaligus Kamis) dan Senin, 29 Juni 2026 (Ayyamul Bidh sekaligus Senin), terjadi tumpang tindih jadwal.

Mayoritas ulama memperbolehkan menggabungkan dua niat puasa sunnah dalam satu hari. Pahala kedua ibadah tetap didapatkan.

Berikut lafal niat puasa Tasua: "Nawaitu shauma yauma tasu'ata sunnatan lillâhi ta'âla" (Saya berniat puasa Tasua sunnah karena Allah Ta'ala).

Niat puasa Asyura: "Nawaitu shauma yauma 'asyûrâ-a sunnatan lillâhi ta'âla" (Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala).

Niat puasa Ayyamul Bidh: "Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta'âlâ" (Saya berniat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala).

>>> Omoway Mulai Produksi Skuter Listrik Omo X di Tangerang, Investasi Rp 177 Miliar

Para ulama salaf menempatkan awal tahun Hijriah sebagai momentum penting permulaan perjalanan spiritual. Pemanfaatan waktu sejak dini membantu umat Islam mempersiapkan amalan terbaik.