Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak masyarakat untuk menjadikan pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum muhasabah diri.

"Mari kita jadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum untuk bermuhasabah diri agar menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Selasa (16/7).

>>> Polisi Bekasi Ungkap Peredaran Obat Keras di Cibarusah, Dua Pelaku Ditangkap

Ia berharap pergantian tahun Hijriah dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk introspeksi dan perbaikan diri.

Teddy juga menyampaikan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H kepada umat Muslim dan mendoakan keberkahan serta kedamaian.

"Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kedamaian kepada kita semua," ucapnya.

Menag Ajak Transformasi Diri dan Sosial

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum transformasi diri dan sosial.

"Hijrah bukan hanya perpindahan fisik Rasulullah dari Makkah ke Madinah.

Hijrah adalah transformasi sistem kemasyarakatan, dari masyarakat kabilah yang sempit menuju masyarakat umat yang global dan kosmopolitan," kata Nasaruddin di Jakarta, Selasa.

>>> Hyundai i20 Generasi Baru Meluncur dengan Desain Lebih Kokoh dan Teknologi Modern

Menurutnya, hijrah juga berarti perubahan cara pandang dari mentalitas kabilah menuju kehidupan umat yang inklusif, berkeadaban, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Nasaruddin menjelaskan perbedaan antara berbagai bentuk komunitas sosial.

Kabilah dibangun atas hubungan darah, sya'abun berlandaskan ikatan keluarga besar, qawmun terbentuk melalui kesepakatan sosial, dan hizbun merujuk pada kelompok politik.

Ia menekankan bahwa umat adalah komunitas yang dipersatukan oleh kasih sayang, visi ke depan, kepemimpinan berwibawa, serta masyarakat santun dan taat dalam satu sistem imamah.

"Kalau keempat unsur itu ada dalam satu komunitas, barulah layak disebut umat," ujar Nasaruddin.

>>> Inter Milan Juara Coppa Italia Usai Kalahkan Lazio 2-0

Menag mengajak umat Islam melakukan refleksi terhadap kondisi kehidupan sosial saat ini.