Bougoura menambahkan bahwa skuad Senegal saat ini jauh lebih kuat dibandingkan generasi 2002 dengan keberadaan pemain seperti Mamadou Sarr dan Sadio Mane.

Sementara itu, tokoh diaspora Senegal di Bordeaux, Mayacine Diop, menyatakan bahwa perkembangan sepak bola Afrika telah menghapus narasi politik masa lalu antara penjajah dan koloni.

"Vous savez que beaucoup célèbrent encore chaque année le 31 mai 2002 ?" ujar Mayacine Diop, Presiden O2 Radio di Cenon.

Diop menilai tim Prancis saat ini memiliki ambisi besar namun harus menghadapi tim bête noire atau momok menakutkan mereka.

>>> FIFA Terapkan Jeda Minum Resmi di Seluruh Pertandingan Piala Dunia 2026

Untuk memfasilitasi antusiasme suporter kedua negara, Pemerintah Kota Cenon bersama Uni Pekerja Senegal di Prancis (UTSF) menyediakan area nonton bareng (fan zone) gratis di Gimnasium de la Morlette serta di kawasan parvis stadion Robert-Barettes, Merignac.