Komisi X DPR RI memberikan persetujuan terhadap rekomendasi naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker.

Keputusan ini diambil dalam rapat kerja bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI pada Senin, 15 Juni 2026.

>>> Tim Ahli Ganti Kiswah Kabah di Masjidil Haram Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang untuk membangun prestasi sepak bola nasional yang berkelanjutan.

Kehadiran kedua pemain diaspora tersebut tidak hanya untuk target jangka pendek.

Target Turnamen Jangka Pendek

PSSI telah menyusun peta jalan kompetisi di bawah lima tahun. Vickery dan Baker diproyeksikan memperkuat kedalaman skuad Garuda di berbagai ajang internasional.

Turnamen yang menjadi target meliputi Piala AFF 2026, FIFA Series 2026–2031, Piala Asia 2027, Piala AFF 2028, Kualifikasi Piala Dunia 2030, Piala AFF 2030, Piala Dunia 2030, dan Piala Asia 2031.

>>> Harga Emas Batangan Pecahan Kecil Bervariasi pada 16 Juni 2026

Erick Thohir menjelaskan bahwa kedua pemain yang saat ini berstatus warga negara Australia ingin menjadi WNI karena dibutuhkan untuk memperkuat Tim Nasional Sepak Bola Indonesia.

Sasaran Prestasi Jangka Panjang

Selain target turnamen, PSSI menetapkan misi besar untuk menembus peringkat 50 besar FIFA dan masuk dalam jajaran 10 besar kekuatan sepak bola di Asia.

Federasi juga menargetkan Timnas Indonesia lolos secara konsisten ke putaran final Piala Dunia dan Piala Asia.

>>> Promo Indomaret 7-13 Mei 2026: Diskon Beragam Produk Kebutuhan Harian

Erick menambahkan bahwa kedua pemain juga dibutuhkan untuk transfer pengetahuan dan melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional.