Faktor lain yang memperkeruh suasana adalah situasi Kylian Mbappe.

Penyerang asal Prancis tersebut sempat menerima cemoohan dari suporter sendiri dan melayangkan kritik terbuka kepada Arbeloa terkait menit bermain yang minim.

Ketegangan semakin bertambah setelah Presiden Klub, Florentino Perez, mengadakan konferensi pers mendadak untuk mempercepat agenda pemilihan presiden.

Perez diprediksi akan mempertahankan jabatannya meski ia sempat mengecam media yang dinilai menyudutkannya.

Di tengah situasi pelik ini, manajemen klub diyakini bakal segera melakukan perombakan di sektor kepelatihan.

Karakter tegas yang dimiliki Mourinho dinilai menjadi solusi tepat untuk membenahi kondisi ruang ganti Real Madrid saat ini.

Mourinho sendiri saat ini sedang menyelesaikan kontraknya bersama Benfica.

Pada Jumat lalu, pelatih berusia 63 tahun itu mengaku telah mendapatkan tawaran perpanjangan ikatan kerja dari klub asal Lisbon tersebut, tetapi ia belum mengambil keputusan final.

Mengenai prospek kembalinya sang mantan manajer ke Santiago Bernabeu, Arbeloa kembali melayangkan pujian tinggi.

>>> Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Delapan Orang Luka

"Bagi saya sebagai pemain, dan terlebih lagi sebagai pendukung Madrid, saya merasa dan percaya dia adalah nomor satu," kata Arbeloa.