Pemain belakang Real Salt Lake, Juan Manuel Sanabria, menjadi pemain pengganti yang mengubah jalannya pertandingan saat Uruguay menahan imbang Arab Saudi pada laga perdana Piala Dunia 2026 di Miami, Senin (19.00 waktu setempat).

Sanabria masuk di awal babak kedua saat Uruguay tertinggal. Ia langsung memberikan tusukan dari sisi kiri dan mencatatkan akurasi operan 100 persen.

>>> Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi Nusron Wahid dan Sudaryono, Ricuh

Kehadirannya membuat Maxi Araujo bergerak lebih dekat ke kotak penalti hingga berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

Performa Sanabria Sebelum Piala Dunia

Sebelum berlaga di Piala Dunia, Sanabria menunjukkan performa gemilang di Major League Soccer. Ia mencatatkan enam umpan matang dari 11 pertandingan untuk Real Salt Lake.

Catatan tersebut membantu klubnya menempati posisi ketiga di wilayah barat MLS dengan raihan 26 poin dari 14 laga perdana.

Pemain kelahiran Florida, Uruguay, ini mengawali karier di Nacional dan sempat membela Atletico Madrid serta Atletico San Luis.

Sanabria menilai atmosfer dalam tim asuhan Marcelo Bielsa berada dalam kondisi yang sangat kondusif. "Hay un ambiente muy bueno," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga dan ambisi besarnya. "Hay que dejar la vida en la cancha," kata Sanabria.

Pesepak bola yang memiliki kewarganegaraan ganda dengan Spanyol tersebut menyatakan bahwa keikutsertaan di turnamen ini merupakan perwujudan cita-cita masa kecilnya.

>>> Trionda, Bola Resmi Piala Dunia 2026 yang Wajib Dicas Sebelum Laga

Ambisi besar untuk melangkah sejauh mungkin hingga partai puncak turnamen menjadi target utama skuad berjuluk La Celeste. "Es cumplir el sueño de todo niño.

Tenemos la ilusión de llegar hasta el último partido y levantar la copa," kata Sanabria.