Tanjung Verde membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang mencuri perhatian. Tim debutan tersebut berhasil menahan Spanyol tanpa gol pada laga perdana Grup H yang berlangsung di Atlanta Stadium, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.

Sosok paling menonjol dalam pertandingan itu adalah penjaga gawang Vozinha. Kiper berusia 40 tahun tersebut tampil gemilang di bawah mistar dan menjadi alasan utama Tanjung Verde mampu membawa pulang satu poin dari salah satu unggulan turnamen.

Penampilan impresifnya berbuah penghargaan Player of the Match. Sepanjang pertandingan, Vozinha beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya yang diciptakan lini serang Spanyol.

>>> Sullyoon NMIXX Ungkap Kondisi Kesehatan Usai Menangis di Atas Panggung

Tujuh Penyelamatan Krusial

Vozinha mencatat tujuh penyelamatan sepanjang laga. Momen paling menentukan terjadi menjelang akhir babak pertama saat Spanyol hampir memecah kebuntuan melalui dua peluang beruntun.

Situasi bermula dari rangkaian serangan yang melibatkan Rodri, Marc Cucurella, dan Ferran Torres. Sundulan Torres berhasil ditepis Vozinha. Bola muntah kemudian disambar Mikel Oyarzabal, namun kiper veteran itu kembali bereaksi cepat untuk menggagalkan peluang kedua.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum dan akhirnya tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.

Penampilan tersebut mendapat apresiasi tinggi. Situs statistik FotMob memberikan nilai 9 untuk Vozinha, yang sukses membuat para penyerang La Furia Roja gagal menemukan jalan menuju gawang.

Tanjung Verde Tak Ingin Dipandang Sebelah Mata

Usai pertandingan, Vozinha menegaskan bahwa timnya datang ke Piala Dunia bukan sekadar sebagai pelengkap. Menurutnya, hasil melawan Spanyol menunjukkan Tanjung Verde memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi.

"Kami telah bekerja keras untuk ini. Kami tahu kami bermain melawan salah satu tim nasional terbaik di dunia, tetapi kami juga tahu kualitas kami," kata Vozinha dalam keterangannya.