"Peningkatan jumlah peserta yang mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bukan sekadar angka.

Di baliknya terdapat komitmen yang konsisten dari IFG untuk menyiapkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, integritas tinggi, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kami percaya bahwa pemimpin masa depan harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan korporasi dan kepentingan nasional," ujar Rizal.

Kerja sama antara IFG dengan Lemhannas RI telah dirintis sejak tahun 2023.

Pada tahun pertama, IFG mengirimkan 14 peserta dari jajaran senior management, kemudian berlanjut dengan 10 peserta pada tahun 2024, hingga mencapai 43 peserta pada tahun 2026.

Relevansi dengan Pembangunan Nasional

Program PPNK Angkatan 118 Tahun 2026 berjalan dengan mengusung tema "Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dengan Meningkatkan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045."

Tema ini disesuaikan dengan tantangan geopolitik global, transformasi teknologi, dan perubahan lanskap ekonomi.

Agenda ini juga berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Fokus utamanya meliputi pembangunan sumber daya manusia unggul, penguatan ideologi Pancasila, peningkatan kualitas kepemimpinan nasional, serta penguatan persatuan bangsa.

Sebagai holding BUMN, IFG memegang mandat strategis mendukung ketahanan ekonomi nasional lewat pengelolaan risiko, penyediaan perlindungan, penguatan penjaminan, dan optimalisasi investasi berkelanjutan.

>>> Vivo V70 FE 5G vs Samsung Galaxy A37 5G: Duel Ponsel Rp6 Jutaan dengan RAM 8GB

Keberhasilan jangka panjang organisasi diyakini tidak hanya bertumpu pada pencapaian keuangan, melainkan juga pada kualitas karakter para pemimpinnya.