Produk kesehatan dan waralaba asal Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar US$ 1,17 juta atau sekitar Rp 19 miliar.

Capaian tersebut diraih melalui partisipasi dalam dua pameran internasional yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Malaysia pada Mei 2026.

>>> Xbox Pangkas Anggaran dan Siap PHK Massal Mulai Juli 2026

Pameran SEACare 2026 dan FIM 2026

Pameran Health Summit Asia (SEACare) 2026 berlangsung pada 20-22 Mei 2026, sementara Franchise International Malaysia (FIM) 2026 digelar pada 21-23 Mei 2026.

Dari ajang SEACare 2026, delegasi Indonesia sukses mengamankan delapan Letter of Intent (LoI) dengan nilai potensi transaksi mencapai US$ 190.500 melalui produk alat kesehatan, farmasi, dan suplemen kesehatan.

Respons positif didapatkan oleh para pelaku industri kreatif dan kesehatan yang menampilkan produk inovatif mereka di hadapan para pengunjung serta distributor di Malaysia.

>>> Luke Vickery Sambut Persetujuan Naturalisasi Jadi WNI

"Hal ini menunjukkan kuatnya minat terhadap produk alat kesehatan, farmasi, dan suplemen kesehatan Indonesia yang inovatif dan berkualitas," ujar Aziza Rahmaniar Salam, Atase Perdagangan (Atdag) RI di Kuala Lumpur dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).

Pada sektor waralaba, sejumlah merek nasional seperti Yummy Coin, Dawa Herbal, Roti Ropi, Leit Education, bersama Asosiasi Franchise Indonesia turut serta dalam pameran FIM 2026.

Keikutsertaan ini ditujukan untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkenalkan merek lokal kepada investor di kawasan ASEAN, dengan raihan potensi transaksi mencapai US$ 978.710.

>>> Manchester City Pagari Josko Gvardiol dengan Kontrak Baru Jangka Panjang

"Kami berharap semakin banyak produk dan merek Indonesia yang dikenal di pasar internasional, serta memperoleh peluang kerja sama yang lebih luas untuk mendorong peningkatan ekspor," kata Aziza Rahmaniar Salam.