PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) mencatatkan penjualan sebesar Rp85,26 miliar pada kuartal pertama 2026.

Angka ini melonjak 109,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp40,63 miliar.

>>> Dishub DKI Tiadakan Ganjil Genap pada Selasa Pekan Depan

Laba bersih emiten produsen pupuk ini juga meningkat signifikan.

Pada kuartal I/2026, laba bersih tercatat Rp1,6 miliar, naik 78,8 persen dari Rp896,56 juta pada kuartal I/2025.

Direktur Operasional NPGF, Prim Galawira Atmaja, menyatakan bahwa peningkatan kinerja didorong oleh permintaan pupuk dari sektor pertanian dan perkebunan.

Penguatan jaringan distribusi juga menjadi faktor pendukung.

Manajemen perseroan telah mengamankan kesepakatan dagang baru untuk memperkuat kondisi finansial sepanjang tahun berjalan. Nilai dari kesepakatan tersebut akan masuk secara bertahap ke dalam pembukuan.

>>> Livin' by Mandiri Tembus 40,3 Juta Pengguna, Transaksi Capai Rp 2.083 Triliun

Secara struktural, aset total NPGF melonjak menjadi Rp438 miliar per 31 Maret 2026, dari Rp366,58 miliar pada akhir tahun sebelumnya.

Posisi ekuitas tercatat sebesar Rp240,63 miliar.

Kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dinilai memberikan stimulus positif bagi industri pupuk. Kondisi pasar masih sangat potensial bagi operasional korporasi ke depan.

Langkah strategis ke depan akan difokuskan pada efisiensi internal dan penetrasi pasar yang lebih agresif. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan performa bisnis jangka panjang.

Sepanjang tahun 2025, NPGF mencatat penjualan Rp225,8 miliar atau naik 34,4 persen.

>>> Gervane Kastaneer Tembus Piala Dunia 2026 Bersama Curacao

Laba bruto ikut terkerek 32,1 persen menjadi Rp55,08 miliar, sementara laba bersih tahunan mencapai Rp4,34 miliar, naik 45,4 persen dibandingkan tahun 2024.