Kendati audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih berjalan, Danantara tetap membuka data tersebut secara transparan kepada calon investor.

Keterbukaan ini diklaim menjadi modal utama dalam rangkaian pertemuan bisnis internasional.

"Nah tapi ini kan kalau pada saat kita melakukan roadshow, data-data kita kasih tahu mereka. Mereka juga nggak mungkin investasi tanpa melihat keuangan kita.

Tapi mereka juga memahami sekali bahwa ini (audit) untuk Danantara dilakukan oleh BPK," tuturnya.

Lembaga bentukan Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2025 ini memastikan para investor tetap dapat melakukan analisis finansial secara mandiri.

Penyajian data riil tetap dilakukan demi menjaga kepercayaan pasar global.

"Selama ini saya tekankan transparansi kok.

>>> Amazfit Luncurkan Cheetah 2 Pro dan Ultra di Indonesia, Smartwatch Premium untuk Pelari

Jadi kita tampilkan data-data kita, dan mereka (investor) juga bisa melihat, mereka juga bisa menghitung, mereka bisa menganalisa mengenai laporan keuangan yang kita keluarkan, kita laporkan, walaupun itu belum diaudit oleh BPK," jelas Rosan.