Piala Dunia 2026 di Amerika Utara menjadi ajang pembuktian bagi talenta muda. Salah satu yang mencuri perhatian adalah gelandang Maroko, Ayyoub Bouaddi.

Meski ditarik keluar di babak pertama, kontribusinya membuat namanya hangat diperbincangkan. Performa itu menegaskan statusnya sebagai prospek menjanjikan di Eropa.

>>> Swedia Lumat Tunisia 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Sebelum Piala Dunia, Bouaddi sudah tampil reguler bersama Lille. Ia mencatatkan 96 penampilan, termasuk 63 pertandingan di Liga Prancis dalam tiga musim terakhir.

Musim lalu, menit bermainnya mencapai 2.329 menit di liga domestik. Angka itu menjadikannya salah satu remaja dengan menit bermain terbanyak di lima liga top Eropa.

Kelebihan Bouaddi terletak pada kecerdasan membaca permainan, keberanian membawa bola ke depan, dan kemampuan tekanan agresif.

Saat melawan Brasil, ia mencatatkan 53 aksi membawa bola ke area berbahaya, tertinggi di skuad Maroko.

>>> Bahlil Usul Volume Subsidi BBM RAPBN 2027 Capai 19,56 Juta KL

Klub Raksasa Liga Inggris Mulai Memantau

Situasi ini membuat sejumlah klub besar bergerak aktif.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dilaporkan ingin menambah kualitas lini tengah untuk musim 2026/2027 dan sudah lama mengikuti perkembangan Bouaddi.

Liverpool yang kini ditangani Andoni Iraola juga menunjukkan ketertarikan serius. Manchester United di bawah manajer Michael Carrick turut mengaitkan nama Bouaddi sebagai solusi jangka panjang lini tengah.

Lille tidak dalam posisi terdesak untuk melepas aset berharga mereka.

>>> Jepang Imbangi Belanda 2-2 di Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026

Klub Prancis itu memasang harga sekitar 70 juta euro atau setara Rp1,3 triliun, dan nilai itu berpotensi meningkat seiring performa Bouaddi di Piala Dunia 2026.