Tanggal 25 Februari 2026 jatuh pada hari biasa tanpa libur nasional di Indonesia. Namun, di berbagai belahan dunia, tanggal ini diperingati sebagai momen bersejarah dan perayaan unik.

Tiga peringatan penting yang berlangsung setiap 25 Februari meliputi Revolusi Kekuatan Rakyat di Filipina, Hari Tenang (Quiet Day), dan Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional.

>>> Timnas Belanda Ditahan Imbang Jepang 2-2 di Texas

Revolusi Kekuatan Rakyat di Filipina

Masyarakat Filipina merayakan Hari Revolusi Kekuatan Rakyat atau EDSA Revolution sebagai libur nasional setiap 25 Februari. Peringatan ini bermula dari peristiwa pada 25 Februari 1986.

Saat itu, jutaan warga berkumpul secara damai di Epifanio de los Santos Avenue (EDSA), Manila.

Demonstrasi tanpa kekerasan selama empat hari berhasil menggulingkan diktator Ferdinand Marcos setelah 20 tahun berkuasa.

Gerakan ini digerakkan oleh tokoh kunci seperti Corazon Aquino, yang kemudian menjadi presiden perempuan pertama Filipina.

Kardinal Jaime Sin juga menggerakkan umat melalui siaran radio, sementara Jenderal Fidel Ramos dan Juan Ponce Enrile membelot dari militer.

Aksi damai ini menjadi simbol kekuatan rakyat dan menginspirasi gerakan demokrasi di berbagai negara.

Peringatan di Filipina biasanya diisi dengan upacara kenegaraan di EDSA Shrine, parade, pidato presiden, dan bakti sosial.

Hari Tenang untuk Kesehatan Mental

Quiet Day atau Hari Tenang merupakan perayaan informal yang mengajak masyarakat mencari keheningan di tengah kehidupan modern. Momentum ini bertujuan mengurangi paparan polusi suara.

>>> Mengenal Tiga Peringatan Global yang Dirayakan Setiap 27 Februari

Kebisingan yang dihindari bisa berasal dari gawai, lalu lintas, media sosial, atau obrolan bising. Pengurangan kebisingan memberi ruang untuk refleksi, meditasi, dan istirahat mental.