>>> Persaingan Sengit Grup B Piala Dunia 2026 Usai Laga Perdana

Konflik berkepanjangan berisiko mengikis permintaan luar negeri akibat lonjakan harga minyak. Biaya pengiriman yang meningkat juga membuat komoditas menjadi lebih mahal.

Peran Diplomasi dan Negosiasi

Presiden AS Donald Trump dalam kunjungan ke Beijing bulan lalu menyatakan memiliki tujuan serupa dengan pemimpin China Xi Jinping untuk meredakan konflik.

Target bersama mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.

China bersama AS merupakan penandatangan perjanjian tahun 2015 terkait pembatasan program atom Iran. Kesepakatan tersebut sempat ditinggalkan Trump pada masa jabatan pertamanya.

Dalam perkembangan terkini, China mendukung Pakistan sebagai perantara utama antara AS dan Iran. Beijing kemungkinan memainkan peran senyap dalam menjaga stabilitas gencatan senjata.

Kendati demikian, keraguan masih menyelimuti kepastian apakah AS dan Iran telah mencapai terobosan.

Profesor ilmu politik Universitas Chicago, Robert Pape, menyatakan hasil yang dicapai sejauh ini belum berupa nota kesepahaman.

"[Hal] yang kita miliki lebih berupa nota kesepahaman," kata Pape kepada Bloomberg Television. "Apakah mereka benar-benar menyetujui persyaratannya, atau mereka mengatakan ingin menyelesaikannya antara sekarang dan Jumat?"

>>> Skotlandia Ungguli Haiti 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

ujarnya.