Harga emas batangan dunia kembali melemah pada Rabu, 10 Juni 2026, setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan militer baru terhadap Iran.

Penurunan mencapai 0,8 persen, mendekati level US$4.225 per ons atau sekitar Rp76,3 juta dengan kurs Rp18.050 per dolar AS.

>>> Timnas Mesir Siap Tempur di Piala Dunia 2026 Usai 28 Tahun Absen

Sebelumnya, pada sesi perdagangan sebelumnya, harga emas sudah turun 1,6 persen.

Serangan AS dan Dampaknya

Militer AS menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pertahanan diri setelah tuduhan terhadap Iran terkait penembakan helikopter mereka.

Media pemerintah Iran melaporkan enam ledakan di wilayah Selat Hormuz.

Konflik ini mengancam stabilitas kawasan dan memperpanjang penutupan jalur energi di Selat Hormuz.

>>> CGS International Sekuritas Rekomendasikan Saham BBCA Jadi Pilihan

Gangguan arus energi mendorong kenaikan harga minyak, yang berpotensi memicu kebijakan suku bunga tinggi oleh bank sentral.

Kondisi tersebut menjadi sentimen negatif bagi pergerakan harga emas.

Harga emas spot tercatat turun 0,8 persen menjadi US$4.226,09 per ons pada pukul 07.26 waktu Singapura.

>>> Rupiah Tembus Rp18.000, Harga Barang Ritel Berpotensi Naik

Sementara itu, harga perak juga melemah 0,9 persen ke level US$64,76 per ons.