Iya memang ada naik turunnya, itu memang dalam cycle selalu ada, apalagi di tengah tension geopolitik, geoekonomi, itu adalah hal-hal yang memang selalu ada dalam cycle ekonomi kita," jelasnya.

Capaian ini mematahkan keraguan sejumlah pihak mengenai daya serap pasar terhadap instrumen keuangan Danantara. Tingkat imbal hasil yang terbentuk lebih efisien dibandingkan proyeksi awal pasar.

Skema penghimpunan dana terbagi sama rata untuk kedua tenor.

Surat utang lima tahun mengumpulkan US$ 750 juta, dan tenor 10 tahun dengan yield 5,96 persen juga mengumpulkan US$ 750 juta.

"Ini adalah hasil yang sangat-sangat baik, dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia, ini tinggi, dan ini terbukti, dan ini real ya, dan ini real.

Kenapa?

>>> Indeks Bisnis-27 dan IHSG Kompak Menguat pada Awal Pekan

Karena tanggal 11 (Juni) kemarin kita sudah signing, dan tanggal 18 (Juni) dana-nya akan masuk ke dalam rekening Danantara," pungkas Rosan.