Optimisme didorong oleh kembalinya aliran modal asing dan kokohnya fundamental ekonomi nasional.

Kenaikan BI-Rate juga dimanfaatkan Kementerian Keuangan untuk mengoptimalkan intervensi di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dengan yield tenor 10 tahun di level 7,4 persen.

"Sangat terbuka sekali (Rp 17.500), karena hari ini penguatan sudah 181 poin. Penguatan cukup tajam, dolar gap down, harga minyak juga gap down," ucap Ibrahim.

Penurunan harga minyak global dan pelemahan indeks dolar AS mendorong pelaku pasar beralih ke instrumen aman seperti emas.

Ibrahim menegaskan kemerosotan indeks dolar AS terjadi masif terhadap mayoritas mata uang global pasca-kesepakatan damai AS-Iran.

>>> Manchester United Berpotensi Hemat Kompensasi Ruben Amorim

Penandatanganan resmi perjanjian damai dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.