Hal ini menunjukkan bahwa pergantian tahun dalam Islam tidak dirayakan dengan pesta atau kemeriahan berlebihan.

Perayaan dilakukan dengan refleksi diri, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa kepada Allah SWT.

Seorang muslim tidak memiliki kewajiban untuk melaksanakan tradisi ini karena bukan ibadah yang diwajibkan maupun disunnahkan secara khusus oleh Rasulullah SAW pada malam 1 Muharram.

Seseorang tetap dapat mengisi malam Tahun Baru Islam dengan berbagai amalan lain.

Amalan lain tersebut seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, bersedekah, berdoa, melakukan muhasabah, atau memperbanyak ibadah sunnah lainnya.

>>> Jadwal KRL Solo Jogja 15-21 Juni 2026: 27 Perjalanan Harian

Para ulama menjelaskan bahwa selama amalan tersebut berisi kebaikan dan tidak bertentangan dengan syariat, maka dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.