Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI resmi meluncurkan tema untuk peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada Jumat, 21 Februari 2026.

Tema yang diusung adalah "Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI". Tema ini menjadi fondasi pergerakan selama sebulan penuh.

>>> Omoway Sempurnakan Omo&X Smart Versi Final Sebelum Kirim ke Konsumen

Penetapan HPSN didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 21 Tahun 2018. KLHK menekankan urgensi sinergi lintas sektor untuk menyelesaikan persoalan limbah secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Konsep ini tidak hanya berfokus pada pengurangan volume limbah.

Langkah ini dirancang untuk mewujudkan lingkungan yang aman dari bahaya sampah, sehat bagi masyarakat, resik dari polusi, serta indah sebagai warisan masa depan.

Berdasarkan data KLHK tahun 2025, Indonesia memproduksi sekitar 70 juta ton sampah per tahun.

Masalah utama didominasi oleh sampah plastik, organik, dan B3 yang menyebabkan kelebihan kapasitas di TPA, sungai, dan laut.

Tema "Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI" menjadi seruan untuk membangun kemitraan antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas.

Sinergi ini diarahkan pada penerapan ekonomi sirkular melalui pemilahan sejak dari rumah, daur ulang, serta inovasi teknologi.

Akronim ASRI memiliki indikator capaian spesifik.

Aspek Aman berfokus melindungi masyarakat dari risiko banjir dan penyakit, sementara aspek Sehat berupaya menekan dampak buruk limbah toksik serta mikroplastik.

Aspek Resik diwujudkan lewat aksi kebersihan massal dan gerakan pemilahan.

>>> Belanda vs Jepang Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Aspek Indah menargetkan penataan kawasan hijau seperti taman kota dan wilayah pesisir pantai agar bebas dari timbunan sampah.

Target ini selaras dengan sasaran nasional yang mengacu pada Perpres No. 97/2017 mengenai pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sebesar 70% pada tahun 2025.