Merah! Merah!

Anime Japan!!

>>> Robot Musician Hand Bisa Main Piano Setelah Sekali Dengar Melodi

(MMAJ) Jakarta 2026, festival budaya Jepang dan anime berskala internasional, resmi digelar di Gandaria City, Jakarta pada 30-31 Mei 2026.

Acara ini tidak hanya menjadi hiburan bagi pecinta anime, tetapi juga platform kolaborasi kreatif dan bisnis antara Indonesia dan Jepang.

MMAJ Jakarta 2026 menghadirkan official Japanese intellectual property (IP), industri kreatif, serta pertukaran budaya.

Misi Memperkuat Kolaborasi Lintas Industri

Co-Founder MMAJ Jakarta, Takayuki Yamanaka, mengatakan festival ini membawa misi memperkuat kolaborasi lintas industri melalui sektor kreatif, entertainment, dan intellectual property.

"MMAJ bukan sekadar event anime. Kami ingin membangun platform yang menghubungkan budaya, entertainment, dan peluang kolaborasi industri antara Jepang dan Indonesia," ujarnya.

Sebelum hadir di Indonesia, konsep MMAJ telah sukses di India pada 2024 dan 2025 dengan total sekitar 100 ribu pengunjung.

Keberhasilan itu mendorong perluasan ke Indonesia.

Indonesia dipilih karena basis penggemar budaya Jepang yang besar, komunitas kreatif aktif, dan pasar anak muda yang terus berkembang.

MMAJ Jakarta 2026 disebut sebagai platform official Japanese IP pertama di Indonesia yang berkolaborasi langsung dengan berbagai institusi Jepang dan mitra strategis.

Dukungan datang dari Japan Foundation, JETRO, JNTO, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, EKRAF, SMBC Indonesia, hingga CT Corp.

>>> Regulasi Pendaftaran Kartu Seluler Biometrik Masih Menyisakan Celah Keamanan Siber

Ragam Aktivitas dan IP Populer

Selama dua hari, pengunjung menikmati pemutaran film, pertunjukan musik, cosplay showcase, workshop, talkshow, serta area kuliner dan merchandise khas Jepang.

IP populer yang hadir antara lain Chibi Maruko-chan, Phantom Baby, Ponkotsu Quest, Kikipuppup, Rooster Fighter, Ultraman, Savior of Divine Blood, Doraemon, Haikyu!!