Manchester United berpotensi mendapatkan keuntungan finansial besar jika Ruben Amorim secara resmi menerima tawaran untuk melatih AC Milan.

Nama pelatih asal Portugal itu muncul sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Massimiliano Allegri di San Siro.

>>> BPI Danantara Raup Rp 26,55 Triliun dari Obligasi Global

Kehadiran Amorim di AC Milan dapat meringankan beban finansial Setan Merah. Klub tidak perlu lagi membayar penuh sisa kompensasi pemecatan sang pelatih yang dilakukan pada Januari lalu.

Laporan keuangan internal klub menunjukkan manajemen telah menyiapkan dana sekitar 16,7 juta paun untuk paket kompensasi Amorim dan stafnya.

Beban finansial Manchester United bisa membengkak jika Amorim tidak mendapat tim baru hingga kontraknya habis pada musim panas 2027.

Namun, The Telegraph mengindikasikan hal itu kecil kemungkinan terjadi.

Jika kesepakatan dengan AC Milan tercapai, kewajiban pembayaran kompensasi dari Old Trafford akan berkurang secara otomatis.

Dampak kesepakatan ini tidak hanya soal efisiensi anggaran. Jika kepindahan berjalan mulus, Amorim berkesempatan bertemu mantan anak asuhnya dalam waktu dekat.

>>> Cara Ubah Data BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN dan Kantor Cabang

Manchester United telah menyusun agenda persiapan matang menjelang musim 2026/2027. Klub memilih fokus pemusatan latihan di Eropa untuk menyiasati kelelahan pemain pasca-Piala Dunia 2026.

Dalam jadwal uji coba, Setan Merah akan menghadapi Wrexham, Rosenborg, Atletico Madrid, Paris Saint-Germain, dan Leeds United. Laga penutup pramusim akan mempertemukan Manchester United dengan AC Milan.

Pertandingan persahabatan itu akan digelar di Stadion Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. Momentum ini bisa menjadi panggung perdana Amorim melawan mantan klubnya.

Pertemuan Taktis Amorim dan Michael Carrick

Pertandingan ini juga memicu antusiasme suporter di media sosial. Fokus perhatian tertuju pada sosok Amorim dan transformasi skema tiga bek sejajar yang menjadi identitas taktisnya.

Di sisi lain, pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Michael Carrick yang kini menjadi manajer permanen Setan Merah.

Performa tim dilaporkan mengalami peningkatan stabil di bawah arahannya.

>>> Manchester United Berpotensi Menyesal Gagal Rekrut Nathaniel Brown

Bagi Manchester United, lawatan ke Polandia menjadi parameter ideal untuk mengukur adaptasi strategi Carrick dan menguji kekuatan tim di depan mantan mentor mereka.