ByteDance, induk perusahaan TikTok, dilaporkan sedang dalam negosiasi intensif dengan startup semikonduktor asal Shanghai, Iluvatar CoreX.

Langkah ini bertujuan untuk mengamankan pasokan unit pemroses grafis (GPU) yang digunakan untuk beban kerja inferensi kecerdasan buatan (AI).

>>> Harga Minyak Goreng Superindo 15 Juni 2026 Turun Jelang Pertengahan Bulan

Selain Iluvatar CoreX, ByteDance juga mempertimbangkan penggunaan chip AI seri Kunlunxin dari Baidu.

Jika kesepakatan tercapai, Iluvatar CoreX akan menjadi pemasok GPU domestik utama ketiga bagi ByteDance, setelah Huawei dan Cambricon.

Iluvatar CoreX diproyeksikan mengirimkan setidaknya 50.000 unit chip ke ByteDance tahun ini, yang akan digunakan untuk komputasi inferensi pada chatbot Doubao.

Proses inferensi membutuhkan spesifikasi chip yang berbeda dengan pelatihan model AI skala besar, yang biasanya memerlukan GPU kelas atas.

Bagi Iluvatar CoreX, kontrak dengan ByteDance merupakan pencapaian komersial besar. Perusahaan yang melantai di Bursa Hong Kong pada Januari lalu ini sebelumnya lebih bergantung pada proyek pemerintah.

Pendapatan Iluvatar CoreX pada 2025 mencapai 1 miliar yuan (US$ 148 juta), dengan 90% dari penjualan GPU.

Tahun ini, pendapatan diperkirakan melesat hingga 3,04 miliar yuan (US$ 449,8 juta).

>>> Tiga Pemain Pimpin Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

Total pengiriman chip diproyeksikan melonjak 139% menjadi lebih dari 100.000 unit.

Menurut Huatai Securities, chip inferensi seri Zhikai milik Iluvatar CoreX dibanderol rata-rata 12.000 yuan (US$ 1.775) per unit, sementara lini Tiangai digunakan untuk kebutuhan training AI.

Rencana kemitraan ini menunjukkan produk chip lokal China semakin kompetitif di pasar domestik, didorong oleh kebijakan Beijing untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Produsen GPU dan chip AI China kini menguasai hampir 41% pangsa pasar lokal, sementara pangsa pasar Nvidia di China merosot drastis akibat sanksi AS.

Chief Strategy Officer Tencent, James Mitchell, mengonfirmasi bahwa pasokan chip AI domestik akan tersedia dalam volume lebih besar pada paruh kedua tahun ini.

Tencent sendiri telah menjadi pelanggan chip Kunlunxin milik Baidu.

>>> Qatar Raih Poin Perdana di Piala Dunia Usai Imbangi Swiss

Hingga kini, ByteDance, Iluvatar CoreX, Baidu, dan Tencent belum memberikan komentar resmi. Detail kesepakatan masih bersifat awal dan dapat berubah.