Pemerintah Malaysia mengumumkan penurunan harga referensi minyak sawit mentah (CPO) untuk periode Juli 2024.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran resmi yang dirilis melalui situs web Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB).

>>> Review Infinix Hot 70: Harga Terjangkau dengan Fitur AI Modern

Malaysia, sebagai eksportir minyak sawit terbesar kedua di dunia, menetapkan harga referensi CPO sebesar 4.346,79 ringgit atau setara 1.074,61 dolar AS per metrik ton untuk bulan Juli.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan harga referensi Juni yang mencapai 4.372,64 ringgit per ton.

Bea Masuk Ekspor Tetap 10 Persen

Meskipun harga referensi turun, otoritas Malaysia tetap mengenakan bea masuk ekspor sebesar 10 persen.

>>> IHSG Meroket 5,03 Persen ke Level 6.309 pada Sesi I 15 Juni 2026

Skema struktur pajak ekspor negara itu dimulai dari tarif 3 persen untuk CPO dengan kisaran harga 2.250 hingga 2.400 ringgit per ton.

Tarif pajak maksimum sebesar 10 persen berlaku otomatis ketika harga referensi telah melampaui 4.050 ringgit per ton.

>>> Umat Islam Bersiap Amalkan Puasa Sunnah Bulan Muharram

Dengan demikian, penurunan harga referensi Juli tidak mengubah tarif bea masuk yang dikenakan.