>>> Manu Kone Tunda Bahas Masa Depan di AS Roma Demi Piala Dunia 2026

"Kampus merupakan wadah paling pas untuk pengembangan bola basket, khususnya bagi anak muda yang ingin melangkah ke level profesional atau tim nasional," ujar Tikky.

Menurut dia, pengembangan olahraga di lingkungan kampus perlu diperkuat. Sebab, memungkinkan atlet tetap memperoleh pendidikan sekaligus pembinaan olahraga secara berkelanjutan.

Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relation UPH, Andry M.

Panjaitan, mengatakan kerja sama dengan Campus League merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.

Mahasiswa perlu memahami olahraga bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai industri yang memiliki peluang karier dan dampak ekonomi besar.

"Kami melihat kolaborasi ini sebagai langkah yang baik agar mahasiswa memahami olahraga tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai industri yang mampu memberikan manfaat bagi banyak orang," kata Andry.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengembangan mahasiswa, termasuk program Health and Wellness.

Program ini menjadi bagian dari pengalaman belajar wajib bagi seluruh mahasiswa UPH untuk mendorong gaya hidup aktif.

Executive Director of UPH Sport sekaligus pelatih Tim Basket Putra UPH Eagles, Dr. Stephen Lester Metcalfe, menilai Campus League telah membawa kompetisi basket mahasiswa Indonesia ke level lebih profesional.

Ia berharap ajang tersebut dapat mengakselerasi atlet di kampus.

>>> Pantai Gading Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Ekuador

"Campus League menaikkan standar dan membuat kompetisi menjadi lebih profesional. Ini bagus untuk keseluruhan sistem dan perkembangan basket Indonesia," ujar dia.