Khutbah Jumat 19 Juni 2026 Ingatkan Bahaya Waswas dan OCD, Dzikir Jadi Benteng Menjaga Ketakwaan

 

Gangguan kecemasan berlebih yang dalam dunia kesehatan dikenal sebagai Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) menjadi salah satu persoalan yang semakin banyak mendapat perhatian. Dalam perspektif Islam, kondisi yang berawal dari bisikan dan kegelisahan hati turut menjadi peringatan agar umat menjaga ketakwaan serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Pesan tersebut disampaikan dalam materi Khutbah Jumat bertema “Waspada Kecemasan Berlebih atau OCD, Ini Petunjuk Allah untuk Mencegahnya” yang disampaikan Dr. Ahmad Ubaidi Hasbillah, MA.

Ketakwaan Menjadi Pondasi Kehidupan

Khutbah diawali dengan ajakan kepada seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kualitas iman dan takwa. Ketakwaan disebut sebagai landasan utama yang menjaga manusia dari berbagai bentuk kerusakan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

Dalam penjelasannya, khatib menegaskan bahwa segala aktivitas yang tidak dibangun di atas ketakwaan berpotensi kehilangan nilai dan manfaat. Karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk terus berupaya menjalankan perintah Allah SWT serta menjauhi larangan-Nya.

Waswas Disebut Sumber Berbagai Gangguan

Salah satu hal yang perlu dikenali untuk menjaga ketakwaan adalah memahami faktor-faktor yang dapat merusaknya. Khatib mengutip Surah Al-Nas yang mengajarkan umat Islam agar berlindung kepada Allah dari kejahatan bisikan yang tersembunyi.

Menurut para ulama, waswas dimaknai sebagai bisikan halus yang masuk ke dalam hati tanpa disadari. Bisikan tersebut dapat berkembang menjadi keinginan, angan-angan, hingga dorongan yang mengarah pada keburukan.

Bahaya waswas tidak selalu tampak secara fisik. Dalam banyak keadaan, dampaknya justru muncul dalam bentuk melemahnya semangat beribadah, hilangnya motivasi melakukan kebaikan, hingga munculnya rasa benci dan keputusasaan.