Produksi Smartphone Global Diprediksi Anjlok 16,2 Persen Akibat Harga Memori
Industri smartphone global diperkirakan menghadapi tantangan besar sepanjang tahun ini.
Firma riset pasar TrendForce memprediksi angka produksi smartphone dunia akan merosot sekitar 16,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 1,051 miliar unit.
>>> iFixit Bongkar Trump Mobile T1, Ternyata Kembaran HTC U24 Pro
Penurunan ini dipicu oleh lonjakan harga memori yang terus membebani biaya produksi para vendor ponsel pintar. Tekanan biaya tersebut mulai menggerus margin keuntungan para produsen secara signifikan.
Pada kuartal pertama 2026, volume produksi ponsel pintar global tercatat berada di angka 284 juta unit.
Jumlah tersebut menunjukkan penurunan sebesar 1,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Dampak kenaikan harga komponen memori pada tiga bulan pertama awal tahun ini dinilai masih relatif terbatas.
Kondisi tersebut terjadi karena para produsen masih memanfaatkan sisa stok komponen lama yang dibeli saat harga masih murah.
Namun, situasi tersebut diperkirakan bakal berubah drastis mulai kuartal kedua 2026. Menurut laporan TrendForce, persediaan memori murah milik para vendor saat ini sudah mulai menipis di pasaran.
Kondisi yang menantang ini akhirnya mendorong banyak vendor untuk melakukan penyesuaian pada rencana produksi mereka.
Jika tren kenaikan harga memori terus berlanjut, dampaknya tidak hanya memukul produsen tetapi juga merembet ke konsumen.
Dalam skenario yang lebih buruk, TrendForce memperingatkan bahwa produsen bisa terpaksa menaikkan harga jual ponsel berulang kali demi menjaga profitabilitas.
Hal ini berpotensi membuat penurunan produksi tahunan menjadi lebih dalam dari proyeksi awal.
TrendForce memperkirakan efek dari tekanan biaya operasional ini akan memicu dampak yang berbeda bagi setiap perusahaan.
Produsen ponsel yang memiliki portofolio produk premium kuat serta sokongan finansial besar dinilai lebih tangguh menghadapi kenaikan biaya ini.
Update Terbaru
Haiti vs Skotlandia di Laga Pembuka Grup C Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 10:25 WIB
Skotlandia Taklukkan Haiti pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 10:25 WIB
Kisah Haru Afifah Yusuf Lulus Menyapih Dua Anak Selama Dua Tahun
Minggu / 14-06-2026, 10:24 WIB
Transmart Full Day Sale: Diskon Rak Besi Hingga Rp 1,2 Juta
Minggu / 14-06-2026, 10:24 WIB
Pemerintah Kawal Perluasan Kawasan Ekonomi Khusus Gresik
Minggu / 14-06-2026, 10:24 WIB
Pemerintah Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Libur Nasional Tahun Baru Islam
Minggu / 14-06-2026, 10:24 WIB
Jerman Hadapi Curaçao di Laga Pembuka Grup E Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 10:22 WIB
Skotlandia Kalahkan Haiti 1-0 di Piala Dunia 2026, McGinn Jadi Pahlawan
Minggu / 14-06-2026, 10:22 WIB
Hajime Moriyasu Coret Wataru Endo dari Skuad Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 10:22 WIB
Aoteru Bergerak di Preview Episode 11 NIPPON SANGOKU
Minggu / 14-06-2026, 10:21 WIB
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
Minggu / 14-06-2026, 10:21 WIB
Skotlandia Kalahkan Haiti 1-0 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 10:21 WIB
Olivia Rodrigo Alami Gangguan Pendengaran Sejak Kecil
Minggu / 14-06-2026, 10:20 WIB
Tagar Sell Singapore Picu Gerakan Boikot Shopee di Media Sosial
Minggu / 14-06-2026, 10:20 WIB






