Dengan berakhirnya perjalanan ini, saya juga akan pensiun dari tim nasional. Mulai sekarang saya akan mendukung tim nasional Jepang sebagai salah satu penggemar," kata Wataru Endo.

Ia menutup pesannya dengan mengajak seluruh masyarakat Jepang untuk menyatukan dukungan agar target besar tim nasional dapat terealisasi.

"Hari ketika Jepang menjuarai Piala Dunia pasti akan datang suatu saat nanti. Mari kita percaya dan mendukung mereka bersama-sama.

Mari satukan kekuatan Jepang agar momen itu bisa datang pada turnamen ini. Mari kita hadapi Piala Dunia Amerika Utara dan Amerika Tengah bersama-sama.

Berikan yang terbaik," tulis Wataru Endo.

Pengganti dan Kapten Baru

Sebagai ganti posisi yang ditinggalkan Endo, Jepang memanggil penyerang Borussia Monchengladbach Shuto Machino.

Sementara itu, tanggung jawab sebagai pemimpin di dalam lapangan hijau dipastikan berpindah kepada bek Ajax, Ko Itakura, yang ditunjuk menjadi kapten baru.

"Ko adalah seseorang yang sudah bertahun-tahun berada di tim dan memahami prinsip-prinsip yang saya anut baik di dalam maupun di luar lapangan, serta menerapkannya sendiri," kata Hajime Moriyasu kepada Voetbal International.

Pelatih berusia 57 tahun itu membeberkan alasan pemilihan Itakura sebagai kapten utama di antara beberapa kandidat lain seperti Takefusa Kubo dan Ritsu Doan.

"Selain itu, saya menunjuknya sebagai kapten karena saya yakin, dengan karakternya, dia dapat menciptakan suasana tim yang baik, dengan berkomunikasi dengan baik kepada semua orang," kata Hajime Moriyasu.

Kehilangan Endo juga melengkapi mundurnya dua sosok kapten Jepang dalam waktu singkat, setelah laga uji coba melawan Islandia menjadi penampilan perpisahan bagi bek veteran LA Galaxy, Maya Yoshida.

>>> Suporter Skotlandia Siasati Biaya Piala Dunia 2026 Lewat Providence

Skuad Jepang dijadwalkan menghadapi Tunisia enam hari setelah laga melawan Belanda, sebelum menutup pertandingan fase Grup F melawan Swedia pada 25 Juni 2026.