>>> Presiden FIFA Gianni Infantino Tuai Kecaman Politisi Italia

"Penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan tinggi dari komunitas internasional terhadap Indonesia.

Kementerian Komdigi bersama PANDI sebagai co-host siap menyukseskan agenda besar ini dengan dukungan mitra lokal serta komunitas internet Indonesia," ujar Teguh.

Meskipun waktu persiapan yang tersisa terhitung singkat sekitar empat bulan, pihak PANDI optimistis agenda berskala dunia ini dapat berjalan lancar.

"Bersama pengurus baru PANDI dan dengan dukungan penuh dari Komdigi, kami akan bahu-membahu menyukseskan pertemuan internet global ICANN87 Bali secara paripurna," tutur Hammam Riza selaku Ketua Dewan Pengawas PANDI.

Kepentingan strategis dari pertemuan tahunan ini juga ditekankan oleh Ashwin Sasongko Sastrosubroto, perwakilan Indonesia di Governmental Advisory Committee (GAC) ICANN.

Mantan Dirjen Komdigi yang kini aktif di BRIN tersebut menjelaskan bahwa AGM mengusung konsep multistakeholder yang sangat krusial.

"Ini adalah kesempatan bagi semua pihak untuk menyampaikan berbagai dinamika, mulai dari perkenalan hingga problem teknologi internet yang dihadapi.

Salah satu agenda terpenting adalah Open Forum, di mana Board of Directors (BOD) ICANN akan mendengar langsung masukan dari para pemangku kepentingan IT global," jelas Ashwin.

Forum akbar AGM ICANN berfungsi mengatur sistem penamaan domain (DNS) dan pengalokasian alamat IP, yang merupakan dua pilar utama infrastruktur internet dunia.

Pertemuan di Bali mendatang diperkirakan akan dihadiri oleh sedikitnya 1.500 peserta yang merupakan delegasi dari 150 negara.

Di sela pertemuan di Spanyol tersebut, delegasi Indonesia juga memperkenalkan jajaran kepengurusan baru PANDI yang telah disahkan oleh Dirjen AHU Kementerian Hukum.

>>> PT Bukit Asam Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp1,31 Triliun

Manajemen baru ini dipimpin oleh Isnawan Aslam sebagai Ketua, didampingi Ery Punta Hendraswara selaku Sekretaris, dan Andi Mohammad Natsir Amal sebagai Bendahara.