Para perenang Indonesia belum mampu mempersembahkan hasil terbaik pada nomor 5K putra dan putri dalam ajang 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 yang berlangsung di Pantai Jimbaran, Bali, pada Sabtu (13/6/2026).

Jalannya hari pertama kompetisi sempat diwarnai kecemasan akibat hujan deras di wilayah Denpasar, sebelum akhirnya cuaca membaik dan menjadi cerah sekitar pukul 09.00 WITA.

>>> Thailand vs Australia di Final Piala AFF U-19 2026, Perebutan Gelar Keenam

Pada nomor 5K putra, Mochammad Akbar Putra Taufik menyentuh garis finis di peringkat ke-18 dengan catatan waktu 01:01:51,9.

Sementara Sang Arka Ning Jaladri Prawatya berada di posisi ke-23 dengan waktu 01:02:55,5.

Adapun pada nomor 5K putri, Indonesia menempatkan Gusti Ayu Made Nadya Saraswati di peringkat ke-17 setelah mencatatkan waktu finis 01:07:30,1 di tengah persaingan ketat melawan para perenang elite Asia.

Mochammad Akbar Putra Taufik mengakui tangguhnya kompetisi tingkat regional ini karena diikuti oleh para atlet berpengalaman. "Ini pertama kalinya saya turun di kejuaraan Open Water Swimming tingkat Asia.

Saya tahu persaingan pasti akan berat karena lawan-lawannya juga kencang," ujarnya.

Meskipun demikian, Akbar menganggap ajang ini sebagai pengalaman berharga. Sementara rekannya, Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, mengeluhkan kendala arus bawah laut yang besar.

"Berat waktu mau melewati course bouy kedua dan ketiga. Namun, syukurnya bisa dilewati," terang Gusti Ayu Made Nadya Saraswati.

Ia menambahkan bahwa kondisi alam di perairan dalam Pantai Jimbaran menyulitkan pergerakan di sepanjang lintasan perlombaan.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie, memandang turnamen yang mendatangkan 78 perenang dari 18 negara ini berdampak positif bagi prestasi atlet sekaligus sektor pariwisata Bali.