Tim taekwondo Indonesia memastikan tiga tiket untuk berlaga di Asian Games Nagoya 2026.

Kepastian ini didapat setelah Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menerima surat resmi dari Asian Taekwondo Union (ATU).

>>> Elon Musk Jadi Triliuner Pertama Dunia Usai IPO SpaceX

Tambahan dua kuota berasal dari sektor kyorugi putra, tepatnya kelas under 68 kg dan under 80 kg. Kedua tiket ini melengkapi satu tiket yang sebelumnya diamankan M.

Rizal pada nomor poomsae putra.

M. Rizal meraih tiket setelah memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Asia Taekwondo 2026 di Mongolia.

Kemudian, M. Bassam Raihan di kelas under 68 kg dan M.

Raihan Fadhilah di kelas under 80 kg menyumbang tiket tambahan meski langkah mereka terhenti di perempatfinal.

>>> KPK Periksa Iskandar Sitorus Terkait Dugaan Hambatan Kasus Bea Cukai

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI Pino Indra Perdana menegaskan bahwa kuota tersebut milik nomor pertandingan, bukan hak mutlak atlet.

"Jadi nantinya siapa saja yang mewakili Indonesia, bisa saja bukan Bassam atau Raihan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

PBTI akan memantau perkembangan atlet melalui Kejuaraan Satria Nusantara di Bandung pada 3-5 Juli mendatang.

"PBTI akan mencari yang terbaik di kelas itu, makanya akan diadakan monitoring," kata Pino.

Persaingan Ketat di Nagoya

Di kategori poomsae putra, Indonesia berpotensi bentrok dengan Korea Selatan, Iran, Chinese Taipei, Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

>>> Timnas Indonesia U-19 Raih Tempat Ketiga Piala AFF U-19 2026

Sementara di kyorugi, tantangan berat datang dari Korea Selatan, Iran, Uzbekistan, Kazakhstan, China, Jepang, Thailand, dan Yordania.