Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 6.000 pada perdagangan Jumat (12/6).

Lonjakan ini didorong oleh aksi beli kuat terhadap saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh investor domestik dan asing.

>>> Jadwal KRL Jogja Solo 13 Juni 2026 Tersedia hingga Malam Hari

Sektor pertambangan mencatat kenaikan tertinggi hingga sekitar 7 persen sejak awal sesi perdagangan.

Selain komoditas, saham perbankan Himbara dan Telkom juga menjadi penyokong utama yang memulihkan kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan pelat merah.

Apresiasi dari Otoritas BUMN

Kenaikan IHSG mendapat sambutan positif dari otoritas pengelolaan perusahaan negara.

Dony Oskaria, COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kinerja positif IHSG.

Ia menekankan bahwa penguatan pasar ini merupakan dampak jangka panjang dari restrukturisasi internal yang berlangsung di seluruh BUMN.

>>> Perenang Indonesia Gagal Tembus 15 Besar di Hari Pertama AOWSC 2026

"Momentum ini menandakan kebijakan yang dijalankan berada di jalur yang benar. Stabilitas investasi penting untuk menarik kemitraan strategis, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat," ujar Dony.

Faktor eksternal yang turut mendorong sentimen positif adalah penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,5 persen pada 9 Juni 2026.

Stabilitas pasar juga diperkuat oleh inisiasi pertemuan strategis lintas lembaga keuangan yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengimbau masyarakat tidak panik karena ketahanan sektor keuangan domestik masih aman.

>>> Transmart Full Day Sale Kembali, Diskon LED TV hingga 50%

BP BUMN bersama Danantara kini fokus memastikan seluruh portofolio perusahaan negara tetap adaptif menghadapi dinamika ekonomi global.