>>> Telkomsel Gandeng Fola Play Hadirkan Paket Bundling Piala Dunia FIFA 2026

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan pentingnya pemerataan teknologi. Menurutnya, akses terhadap AI tidak boleh mengalami ketimpangan.

"AI tidak boleh hanya dimanfaatkan oleh segelintir pihak yang memiliki akses dan kemampuan teknologi.

Manfaat AI harus dapat dirasakan oleh pelajar, guru, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di seluruh Nusantara," kata Nezar.

Nezar menambahkan bahwa tolok ukur kesuksesan transformasi digital bukan sekadar kecepatan adopsi, melainkan seberapa luas dampak positif yang dirasakan masyarakat.

Dari perspektif global, AI Skills Director Microsoft Asia, Caroline McGrath, menyoroti pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan.

Keberhasilan implementasi AI memerlukan kerja sama erat antara pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

"Responsible AI bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga tata kelola, kepercayaan, dan kesiapan sumber daya manusia.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara luas," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengingatkan bahwa AI adalah alat pendukung, bukan pengganti peran manusia.

"AI tidak menggantikan manusia, melainkan alat yang dapat memperkuat kapasitas manusia. Yang terpenting bukan hanya kemampuan menggunakan AI, tetapi juga bijak dalam menentukan batasannya," kata Pratikno.

Diskusi dalam forum juga mengidentifikasi sejumlah kendala, seperti gap literasi digital antardaerah, kesiapan institusi, perlindungan data pribadi, keamanan siber, dan minimnya talenta digital berkualitas.

>>> Celah Keamanan Creative Katana V2X Picu Risiko Peretasan Komputer via Bluetooth

Pertemuan ini menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis untuk membangun ekosistem digital nasional, meliputi pemerataan literasi, penguatan regulasi etika, akselerasi talenta, kesiapan kelembagaan, jaminan keamanan siber, dan perluasan kemitraan.