"Khusus nomor 9, John Herdman juga bilang, 'Kenapa Anda terlalu fokus?'

Anda tuh maksudnya netizen publik sepak bola Indonesia yang selalu bertanya soal penyerang tengah, striker nomor 9," ujar Towel.

"Jadi menurut saya sih clear, dia menjawab dengan sangat logis. Dia menangkap apa yang menjadi kekhawatiran.

Kita enggak punya striker.

Dan emang benar kalau kita enggak punya striker yang kita harapkan sekelas misalnya Mariano Peralta, Maxwell Souza, atau David da Silva, Maka pelatih harus bekerja bagaimana tim bisa membuat tim lainnya bekerja.

Kalau dia kan orientasi kepada gol."

"Lalu kedua, kreasikan gelandang-gelandangnya, lapangan tengahnya, untuk bisa menciptakan banyak peluang di area penalti.

Artinya dia punya konsepsi," tukas Towel seraya menambahkan bahwa semua kembali kepada tim pelatih apakah bisa memaksimalkan kualitas pemain yang saat ini.

"Saya pikir optimistis.

>>> FIFA Rilis Link Jadwal dan Klasemen Piala Dunia 2026

Kualitas Beckham Putera, kualitas Saddil Ramdani, kualitas Rayhan Hannan, Dony Tri Pamungkas, Witan Sulaeman, Egi Maulana Vukri, dan Ricky Kambuaya buat saya masih kompetitif di level Asia Tenggara," tutup Towel.