Kawasan pemakaman khusus Muslim Insira Memorial Park telah memulai tahap operasional setelah menyelesaikan pembangunan klaster pertama.

Fasilitas ini hadir untuk menjawab krisis lahan pemakaman yang melanda Jakarta dan sekitarnya.

>>> Penjualan Street Fighter 6 Tembus 7 Juta Kopi Global

Kesiapan operasional area pemakaman yang berlokasi strategis dengan akses tol langsung ditandai melalui penyerahan sertifikat kepemilikan kepada konsumen pekan lalu.

Direktur Utama Insira Memorial Park, Nugrohadi Yuwono, menjelaskan bahwa penyelesaian klaster awal membuat seluruh fasilitas pendukung sudah dapat difungsikan secara optimal.

"Saat ini perkembangan Insira Memorial Park sudah memasuki tahap operasional.

Cluster pertama telah selesai dan resmi dapat difungsikan, sehingga layanan pemakaman at need sudah dapat dilaksanakan," ujar Nugrohadi.

Manajemen telah menerbitkan dan mendistribusikan ratusan berkas legalitas secara bertahap sebagai bukti sah kepemilikan dan hak pemanfaatan lahan oleh konsumen.

"Sertifikat ini menjadi bukti kepemilikan dan hak pemanfaatan lahan makam, yang juga menjamin pemegangnya memperoleh layanan perawatan unit, kepastian legalitas lahan, serta ketenangan karena lahan makam keluarga telah dipersiapkan jauh-jauh hari," kata Nugrohadi.

Kawasan makam ini menempati lahan fase awal seluas lebih dari 30 hektare. Pengelola merencanakan ekspansi area hingga total 100 hektare untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jangka panjang.

"Ekspansi ini kami siapkan untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan lahan pemakaman Muslim yang tertata dan sesuai syariat, khususnya di wilayah Jabodetabek," ujar Nugrohadi.

Untuk menarik minat konsumen, disiapkan program potongan harga berupa pengembalian dana tunai bagi pembelian unit kavling dalam jumlah tertentu secara berkelompok.

"Program ini ditujukan terutama bagi keluarga besar yang ingin mempersiapkan area pemakaman berdampingan dalam satu kawasan," kata Nugrohadi.