Pemerintah Indonesia dan Malaysia kembali memperkuat hubungan bilateral melalui kesepakatan pengembangan bidang sosial ekonomi di wilayah perbatasan.

Kesepakatan ini dicapai dalam Persidangan Ke-19 Sekretariat Bersama (SEKBER) KK/JKK SOSEK MALINDO Tahun 2026 yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (10/6/2026).

>>> Protes Sistem PCMB, Orang Tua Siswa Masak di Depan DPRD Jabar

Forum tersebut dihadiri perwakilan pemerintah kedua negara, termasuk utusan dari Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sarawak, Sabah, dan Melaka.

Pembahasan difokuskan pada penyelesaian isu-isu krusial di kawasan perbatasan.

Prioritas Operasionalisasi Pos Lintas Batas Temajuk

Salah satu poin utama adalah operasionalisasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kalimantan Barat yang akan segera memasuki tahap soft launching.

Selain itu, kedua negara menyepakati peninjauan ulang revisi Terms of Reference (TOR) KK/JKK SOSEK MALINDO.

Langkah ini menindaklanjuti instruksi dari Pertemuan Ke-18 High Level Committee (HLC) Malindo 2025.

Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara (Waskoban) Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri sekaligus Ketua Sekretariat KK SOSEK Indonesia, Amran, menyatakan pertemuan ini vital untuk merumuskan kebijakan perbatasan yang komprehensif.

>>> Jokowi Agendakan Kunjungan ke NTT dalam Waktu Dekat

"Persidangan Sekretariat Bersama ini memiliki peran penting bagi kedua negara dalam membahas isu-isu strategis sosial ekonomi di kawasan perbatasan," ujar Amran.

Ia menambahkan bahwa hasil sidang akan dibahas lebih mendalam pada pertemuan Tim Teknik di tingkat Provinsi-Negeri dan dalam rangka mempersiapkan Sosek Malindo Tingkat Pusat.

Pelaksanaan sidang ini juga menjadi langkah konkret mengimplementasikan hasil Pertemuan Ke-17 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Malaysia yang digelar di Jakarta pada 3 Juni 2026.

Berdasarkan rilis resmi Kementerian Dalam Negeri, seluruh hasil komitmen di Bandung akan dijadikan dokumen rekomendasi resmi untuk mengeksekusi kesepakatan dari Persidangan Ke-40 KK/JKK SOSEK MALINDO Tahun 2025.

Kesepakatan ini juga diproyeksikan sebagai bahan masukan utama untuk agenda pembahasan kerja sama kedua negara pada pertemuan berikutnya.

Persidangan ditutup dengan reorganisasi kepengurusan melalui penyerahan jabatan Ketua Sekretariat JKK SOSEK Malaysia yang baru.

>>> Hwang In-beom Antisipasi Laga Korea Selatan Kontra Meksiko

Posisi tersebut kini diemban oleh Mohamad Badrie Bin Abdul Rahim, menggantikan Azizah Binti Mohamed Said.