"Enggak suka dibohongin tapi u yang ajarin bohong anak-anak u, kasihan adik-adik, mereka sudah banyak terprovokasi tentang ayah yang tidak baik," tulisnya.

Bahkan, Betrand secara khusus menyinggung salah satu adiknya yang menurutnya telah diarahkan untuk membenci Ruben dan dirinya.

"Terutama Cici, masih ingat kalian yang di sana? dan kalian berhasil sudah membuat Cici untuk benci ayahnya dan saya," lanjut Betrand.

Klaim Menyimpan Fakta yang Bisa Dipertanggungjawabkan

Tak hanya itu, Betrand juga menegur sikap yang menurutnya selalu merasa menjadi korban dalam setiap persoalan.

"Jangan merasa jagoan dan terzolimi terus please, bahkan aku masih bohong alasan kenapa aku keluar dari rumah sana sama semua orang," tulisnya.

Ia mengaku selama ini menutupi alasan sebenarnya demi menjaga nama baik Sarwendah.

"Untuk menjaga nama baik bunda. Semua yang aku tulis bisa aku pertanggungjawabkan. Bagaimana jika Bunda, apa mau mengakui?" sambungnya.

Perselisihan Ruben dan Sarwendah Kembali Mencuat

Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah keduanya saling melontarkan sindiran melalui media sosial.

Situasi memanas ketika Sarwendah mengunggah pernyataan bernada reflektif di Threads. Unggahan tersebut kemudian direspons oleh adiknya, Wendy, yang ikut memberikan komentar terkait kondisi yang sedang berlangsung.

Ruben lantas membalas dengan pernyataan yang menyoroti peran pihak lain yang dinilainya ikut memperkeruh keadaan.

Perselisihan keduanya masih berkaitan dengan beberapa isu yang belum tuntas, mulai dari penghentian nafkah anak sejak Desember 2025, status rumah bersama yang masih menjadi jaminan pinjaman bank, hingga perbedaan pandangan mengenai akses bertemu anak.

Menurut Ruben, keputusan yang diambilnya berkaitan dengan kesulitan yang ia alami untuk bertemu anak-anak. Ia menegaskan bahwa yang diperjuangkannya adalah hak untuk tetap memiliki hubungan dengan mereka.

Ruben Onsu dan Sarwendah resmi berpisah setelah putusan perceraian dikabulkan secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024. Dalam kesepakatan yang dibuat, anak-anak berada dalam pengasuhan Sarwendah.