Pemicu Kemarahan Barcelona

Persoalan yang memicu kemarahan Barcelona bersumber dari komentar Perez mengenai kasus Negreira yang sedang diselidiki.

Perez mengeklaim bahwa Real Madrid kehilangan banyak gelar domestik akibat dampak dari kasus tersebut.

>>> Harga Emas Antam 13 Juni 2026 Bervariasi, Buyback Naik Rp4.000

"Saya sudah berada di sini selama entah berapa musim, dan saya hanya memenangkan tujuh Piala Eropa serta tujuh gelar La Liga.

Padahal, jumlahnya bisa saja 14 karena tujuh di antaranya dicuri dari saya," kata Perez.

Perez juga menyatakan dukungannya mengalir kuat dari internal klub dalam menghadapi polemik seputar isu wasit ini. "Para anggota Madrid bersama saya dalam perjuangan melawan Negreira.

Bukan hanya Madrid yang dirugikan, tim lain juga mengalaminya. Barcelona selalu diuntungkan.

Mari kita lihat apakah UEFA akan ikut campur dalam masalah ini karena mereka akan melakukannya.

Tidak mungkin saya berada di bawah kecurigaan korupsi sementara pembayaran berlangsung lebih dari 20 tahun.

Kita lihat saja apa yang akan terjadi, baik dari sisi pidana maupun olahraga, bersama UEFA," tutur Perez.

Perez bahkan sempat melontarkan kalimat tajam mengenai aliran dana di korps pengadil lapangan. "Saya tidak datang ke sini agar para wasit menjadi kaya karena uang Barcelona," cetusnya.

Di sisi lain, media Mundo Deportivo melaporkan Barcelona awalnya sempat berniat menyeret Alvaro Arbeloa, mantan pelatih Real Madrid Castilla.

>>> BAKTI Evaluasi Penggunaan Internet Pendidikan di Maratua, Temukan Kendala Teknis

Namun, rencana gugatan terhadap Arbeloa akhirnya dibatalkan karena yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari lingkungan internal Real Madrid.