Pemerintah terus memacu reformasi sistem jaminan sosial dengan memanfaatkan teknologi informasi. Langkah ini diwujudkan melalui Program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digelar di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial. Tujuannya agar program perlindungan sosial tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

>>> Putri Habibie Hancur Hati saat Bayi Alami Bingung Puting

Dalam kunjungan jurnalistik yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), media menyaksikan langsung sosialisasi, demonstrasi Portal Perlinsos, dan pendaftaran warga.

Implementasi sistem ini diharapkan menjadi cetak biru standardisasi manajemen bansos nasional yang lebih transparan.

Digitalisasi untuk Akurasi Data

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan digitalisasi Perlinsos merupakan ikhtiar pemerintah memastikan tidak ada warga berhak yang luput dari pendataan.

Interoperabilitas data antarinstansi menjadi kunci utama penguatan program ini.

"Kalau memang berhak mendapatkan bantuan pemerintah, jangan sampai ada yang terlewat," ujar Fifi, dikutip (12/6/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat menjaga keamanan data pribadi dan mewaspadai penipuan mengatasnamakan bansos.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menyatakan perbaikan dan integrasi data menjadi agenda penting reformasi perlindungan sosial nasional.

>>> Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Otoritas fiskal dan sosial kini mengonsolidasikan berbagai sumber data, termasuk DTKS dan P3KE, menjadi basis data terpadu.

Langkah ini mendesak karena masih ada sekitar 365.348 warga Surabaya yang belum terklaster dalam desil kesejahteraan resmi.

Kondisi tersebut perlu segera diselesaikan agar program seperti Sekolah Rakyat dan Perlinsos digital tepat sasaran.

"Data yang semakin akurat akan membuat intervensi pemerintah menjadi lebih tepat. Karena itu diperlukan kerja sama pusat, daerah, pendamping, dan masyarakat," kata Robben.

Koordinator Gugus Tugas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Rahmat Andika, menambahkan Portal Perlinsos dirancang mempercepat pendaftaran dan verifikasi melalui identitas digital serta pertukaran data antar-kementerian yang terintegrasi.

"Portal Perlinsos memungkinkan masyarakat mendaftar langsung sehingga verifikasi lebih cepat dengan dukungan interoperabilitas data antarlembaga," jelas Rahmat.

Surabaya resmi menjadi satu dari 42 daerah percontohan implementasi jaringan jaminan sosial modern ini.

>>> Jennifer Coppen Resmi Menikah dengan Justin Hubner di Bali

Kesiapan infrastruktur siber Kota Pahlawan dinilai mumpuni, dengan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) masyarakat mencapai 99,67 persen dan aktivasi IKD agen Perlinsos Digital 100 persen.