Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan uji coba sistem digital bantuan sosial (bansos) secara transparan melalui portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kelurahan Pakis, Surabaya, pada Jumat (12/6/2026).

Langkah ini bertujuan meminimalkan kendala pendataan nama penerima bantuan yang kerap tidak tepat sasaran akibat data yang tidak diperbarui.

>>> Senyum Guru Ciptakan Suasana Kelas Positif dan Tingkatkan Semangat Belajar

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan bahwa digitalisasi merupakan ikhtiar pemerintah agar warga yang berhak mendapatkan bantuan bisa menerimanya secara tepat.

Ia menjelaskan bahwa masalah administrasi kependudukan seperti warga yang pindah tempat tinggal atau data yang belum diperbarui bertahun-tahun menjadi pemicu utama penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.

Menurut Fifi, penerapan teknologi dalam pencatatan data warga bertujuan agar negara dapat mengenali masyarakatnya dengan lebih baik sekaligus memastikan validitas penerima bantuan.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pemindahan sistem, melainkan langkah konkret perbaikan tata kelola demi memperkuat akurasi verifikasi data kepada publik.

>>> Bank Jakarta Gandeng Blibli Hadirkan Engagement Store Digital di Jakarta Fair 2026

Persoalan akurasi data juga diakui oleh pihak internal Kementerian Sosial berdasarkan temuan di lapangan terkait Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, menyebutkan bahwa dengan dukungan AI, proses pendaftaran hingga verifikasi hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 45 menit untuk menentukan kelayakan penerima.

Robben menambahkan bahwa Surabaya dipilih sebagai bagian dari 42 kota dan kabupaten yang menjadi target awal sosialisasi proyek percontohan pemerintah pusat.

Targetnya, sistem digitalisasi bansos ini dapat dilaksanakan secara nasional pada tahun 2027.

>>> IHSG Melonjak 2,07 Persen ke Level 6.007,65 pada Penutupan Pekan Ini

Uji coba digitalisasi Perlinsos diikuti oleh sekitar 200 warga setempat yang langsung mempraktikkan pengisian data secara online dengan didampingi agen di lokasi acara.