Cara Melindungi Barang Elektronik saat Pemadaman Listrik Bergilir Terjadi

Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan perangkat elektronik yang digunakan setiap hari.

Beberapa wilayah di Pulau Jawa, termasuk Bekasi, Bogor, Depok, Wonogiri, Karanganyar, dan Yogyakarta, sempat mengalami pemadaman listrik selama beberapa jam pada Rabu, 10 Juni 2026.

Penyebab gangguan pasokan listrik di masing-masing daerah tidak sama. Ada yang berkaitan dengan pekerjaan pemeliharaan jaringan, penguatan sistem distribusi, hingga gangguan pada fasilitas pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Jawa.

Sampai saat ini belum ada penjelasan yang memastikan penyebab terjadinya pemadaman bergilir di sejumlah wilayah tersebut. Di sisi lain, warga mulai mengeluhkan kondisi tegangan listrik yang dinilai tidak stabil sebelum maupun sesudah listrik kembali menyala.

Perubahan tegangan yang terjadi secara tiba-tiba dapat memengaruhi usia pakai berbagai perangkat elektronik rumah tangga. Kulkas, televisi, mesin cuci, dan pendingin ruangan membutuhkan suplai listrik yang relatif stabil agar komponen di dalamnya bekerja normal.

Ketika listrik sering padam atau tegangan naik turun dalam waktu singkat, risiko kerusakan pada komponen elektronik menjadi lebih besar.

>>> Stres Saat Hamil Picu Risiko Preeklamsia hingga Gangguan Saraf Janin

Gunakan Stabilizer untuk Menjaga Tegangan Tetap Stabil

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan adalah memasang stabilizer pada instalasi perangkat elektronik.

Stabilizer berfungsi menjaga tegangan listrik yang masuk ke peralatan elektronik tetap berada pada kisaran yang aman. Perangkat ini membantu mengurangi dampak fluktuasi tegangan yang kerap muncul saat terjadi gangguan pasokan listrik.