Festival ini mendatangkan musisi jazz dari Jepang, Australia, Hungaria, Singapura, dan Malaysia. Selain itu, musisi nasional seperti Dewa 19, Maliq & D'Essentials, Syaharani, dan Krakatau juga akan tampil.

Pendekatan lintas genre dinilai strategis untuk menarik minat masyarakat luas terhadap jazz. "Festival seperti ini penting karena bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan jazz.

Penonton yang datang karena musisi favoritnya pada akhirnya juga berkesempatan menikmati ragam ekspresi jazz lainnya," ujar Venche.

Pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi pertunjukan dianggap inovatif. "Selama ini musik jazz lebih sering digelar di kafe-kafe dibandingkan ruang terbuka yang bisa menampung banyak penonton.

Adanya Gedebage Jazz Festival yang digelar di mal ini merupakan terobosan karena musisi semakin banyak memiliki tempat berekspresi," katanya.

Gedebage Jazz Festival International 2026 dirancang untuk menyatukan alunan jazz, atmosfer urban, dan gaya hidup dalam konsep intim dan inklusif.

>>> Malik Tillman Siap Bela Timnas AS di Piala Dunia 2026

Acara ini diharapkan menjadi agenda musik terbesar di Bandung dan memperkokoh posisinya sebagai festival jazz internasional di Indonesia.