Gugatan terbaru ini berjalan terpisah dari penyelidikan pidana yang sebelumnya dibuka oleh Uthmeier terhadap OpenAI sejak April lalu.

Menanggapi tudingan tersebut, pihak korporasi menyatakan bahwa kecerdasan buatan merupakan teknologi baru yang membutuhkan perlindungan memadai. Mereka mengklaim telah menerapkan fitur keselamatan khusus remaja.

Juru bicara perusahaan juga menyampaikan rasa simpati mendalam terhadap kasus-kasus tragis yang melibatkan anak-anak dan keluarga dalam setahun terakhir.

"Kami tahu bahwa menyebutkan berbagai upaya ini tidak akan mengembalikan seorang anak, tetapi kami berkomitmen untuk melakukan hal ini dengan benar," kata Juru Bicara OpenAI.

>>> Cara Update Roblox di PC dan Laptop dengan Mudah

Perusahaan menegaskan akan terus meningkatkan mekanisme perlindungan. Mereka mengklaim bahwa seluruh produk kecerdasan buatan sejak awal dirancang agar aman digunakan oleh semua lapisan masyarakat.