FIFA resmi mewajibkan jeda minum atau hydration break dalam setiap pertandingan Piala Dunia 2026. Kebijakan ini bertujuan melindungi pemain dari cuaca panas ekstrem.

Hydration break berlangsung selama tiga menit di setiap babak. Jeda ini digunakan pemain untuk mengonsumsi cairan dan menurunkan suhu tubuh.

>>> Dembele Bela Mbappe dari Kritik Jelang Piala Dunia 2026

Setiap pertandingan akan memiliki dua kali jeda minum, masing-masing pada menit ke-22 setiap babak. Wasit dapat mempercepat jeda jika terjadi penghentian permainan.

Alasan Penerapan Hydration Break

FIFA menerapkan aturan ini untuk mengantisipasi cuaca panas di lokasi turnamen. Pengalaman dari Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat menjadi referensi utama.

FIFA menegaskan bahwa jeda minum penting untuk menjaga performa pemain. Aturan ini berlaku untuk seluruh 104 pertandingan, termasuk di stadion tertutup ber-AC.

>>> Semen Indonesia Gencar Ekspansi ke Pasar Amerika Serikat

Kontroversi Iklan Televisi

Kontroversi muncul setelah FIFA mengizinkan penayangan iklan televisi selama jeda minum. Banyak pihak menilai aturan keselamatan ini dimanfaatkan untuk keuntungan komersial.

Jaringan Fox menayangkan jeda komersial saat hydration break perdana di laga pembuka. Penonton kehilangan sebagian aksi pertandingan akibat durasi iklan yang bergeser.

Pecinta sepak bola tradisional menganggap jeda minum merusak ritme permainan. Sepak bola yang biasanya berjalan konstan kini memiliki interupsi di tengah babak.

>>> PBPI Luncurkan Program Sertifikasi Pelatih Nasional Padel

Alur pertandingan dinilai mulai menyerupai olahraga khas Amerika Serikat seperti bola basket. Olahraga tersebut dikenal memiliki banyak jeda reguler untuk kebutuhan komersial.